√ Tata Cara Sholat Ayat (Sholat Gerhana) - Musoffa Asad

Tata Cara Sholat Ayat (Sholat Gerhana)

Tata Cara Sholat Ayat (Sholat Gerhana) – Salah satu dari sholat wajib adalah sholat ayat. Sholat ayat (Sholat Gerhana) menjadi wajib disebabkan karena adanya peristiwa yang ada di langit maupun di bumi.

Salah satunya seperti:

  1. Gempa bumi
  2. Gerhana bulan (khusuf)
  3. Gerhana matahari (kusuf)
  4. Kilat dan petir serta halilintar dan angin kuning serta merah dan sebaginya jika mayoritas masyarakat merasa ketakutan.

Tata Cara Sholat Ayat (Sholat Gerhana)

Adapun cara untuk mengerjakan sholat ayat adalah sebagai berikut:

  1. Salat ayat terdiri dari dua rakaat dan setiap rakaat memiliki lima ruku.
  2. Dalam salat ayat, setiap sebelum ruku membaca surat Al-Fatihah dan surat lainnya dari Al-Quran di mana dalam dua rakaat membaca sepuluh Al-Fatihah dan sepuluh surat, akan tetapi satu surat bisa dibagi menjadi lima bagian dan setiap satu bagian dibaca sebelum ruku, dengan demikian dalam dua rakaat membaca dua Al-Fatihah dan dua surat.

Rakaat Pertama

Membaca Al-Fatihah dan Bismillah kemudian ruku dan bangun membaca ayat pertama surat Al Ikhlas kemudian ruku dan bangun lagi membaca ayat kedua surat Al Ikhlas dan bangun lalu membaca ayat ketiga surat Al Ikhlas kemudian ruku dan bangun lagi membaca ayat keempat surat Al Ikhlas kemudian ruku dan sujud dua kali dan bangun lagi untuk rakaat kedua.

Rakaat Kedua

Rakaat kedua seperti rakaat pertama kemudian membaca tasyahud dan salam.

Hukum Sholat Ayat

Adapun hukum dari sholat ayat (Sholat Gerhana) sebagai berikut:

  1. Jika salah satu peristiwa yang menyebabkan wajibnya salat ayat terjadi di satu kota maka hanya penduduk kota tersebut yang harus mengerjakan salat ayat dan salat ayat tidak wajib bagi penduduk kota lain.
  2. Jika pada rakaat yang satu membaca Al-Fatihah dan surat lainnya lima kali dan pada rakaat lainnya membaca satu kali Al-Fatihah dan satu surat dibagi lima bagian maka salatnya sah.
  3. Adalah sunah membaca qunut sebelum ruku yang kedua, keempat, keenam, kedelapan dan kesepuluh, jika hanya membaca satu qunut sebelum ruku kesepuluh saja tidak apa-apa.
  4. Setiap ruku dalam salat ayat adalah rukun, jika sengaja atau lupa dikurangi atau dilebihi maka holatnya batal.
  5. Sholat ayat bisa dikerjakan secara berjamaah, dalam kondisi ini maka yang membaca Al-Fatihah dan surat hanya imam jamaah.

Tinggalkan komentar